Text
Dari Langit
Buku Dari Langit berisi kumpulan pemikiran dan tulisan Rizal Mallarangeng mengenai berbagai persoalan sosial, politik, dan kehidupan masyarakat Indonesia. Melalui sudut pandang yang kritis dan reflektif, penulis membahas perubahan sosial serta dinamika politik yang terjadi dalam kehidupan bangsa.\\r\\n\\r\\nBuku ini mengajak pembaca untuk melihat berbagai persoalan Indonesia secara lebih luas dan kritis. Cocok bagi mahasiswa maupun pembaca yang tertarik pada isu politik, sosial, demokrasi, dan perkembangan kehidupan masyarakat Indonesia.\\r\\n\\r\\nPengantar Goenawan Mohamad xiii\\r\\nPengantar Penulis xix\\r\\nBAB I Individualisme dan Utopia:\\r\\nTentang Filsafat Sosial, Politik, dan Ekonomi 1\\r\\nl Freedom: Sebuah Kerangka Umum 2\\r\\n l Individualisme dan Utopia: Tanggapan Atas Polemik Liddle, \\r\\nMubyarto, dan Budiawan 14\\r\\nl Isaiah Berlin 20\\r\\nl Wajah Lain Machiavelli 24\\r\\nl Liberal Kiri, Sosialis Kanan 28\\r\\nl Barat dan Demokrasi 32\\r\\nl Demokrasi dan Liberalisme 36\\r\\nl Individu vs Masyarakat 47\\r\\nl Persamaan di Depan Hukum 59\\r\\nl Arief Budiman 69\\r\\nl Ilmuwan dan Aktivis 73\\r\\nl Manifesto Sang Pemberontak 77\\r\\nl Nozick 82\\r\\nl Tentang Kebebasan: Berlin vs Charles Taylor 99\\r\\nl Kontrak Sosial: Pedang Rousseau 112\\r\\nl Membela Kaum Pluralis 119\\r\\nl Huntington: Dari Keteraturan ke Demokrasi 130\\r\\nl Guncangan Besar 149\\r\\nl Alexis de Tocqueville: Penemu Teori Demokrasi 154\\r\\nBAB II Pertimbangkan Kembali Masyarakat: \\r\\nTentang Negara, Pasar, dan Masyarakat 163\\r\\nl Munculnya Negara: Antara Teori Konflik dan Integratif 164\\r\\nl Pendekatan Otonomi Negara: Bagaimana Mengkritiknya? 175\\r\\nl Pertimbangkan Kembali Masyarakat 187\\r\\nl Struktur dan Aktor: Mengapa Politik Orde Baru Bertahan? 191 x\\r\\nl Revolusi Cina 199\\r\\nl Memperkuat Negara 208\\r\\nBAB III Pedang Saleh Afiff: Tentang Isu-isu Ekonomi-Politik 215\\r\\nl Teori Konspirasi dan Krisis Moneter 216\\r\\nl Blok Cepu, Mission Accomplished 222\\r\\nl Kaum Intelektual, BBM, dan Iklan Freedom Institue 228\\r\\nl Pedang Saleh Afiff 234\\r\\nl Profesor Widjojo 239\\r\\nl Soedradjad, Bravo 243\\r\\nl Friedman 247\\r\\nl George Soros 251\\r\\nl Alan Greenspan, Sang Maestro di Balik Dollar 255\\r\\nl Norman Borlaug, Pemberi Makan Dunia 260\\r\\nl Indonesia 1995: Pertarungan Kekuasaan dan Kebijakan 265\\r\\nl Indonesia 1996: Tekanan dari Atas dan Bawah 279\\r\\nl Demokrasi dan Kapitalisme: Kasus Asia Timur dan Asia \\r\\nTenggara 293\\r\\nl Max Weber dan Kapitalisme 309\\r\\nl Nabi yang Gagal 313\\r\\nl Roti sebagai Senjata 322\\r\\nl Anggur Lama dalam Botol Baru 327\\r\\nl Reformasi Ekonomi di Cina dan Uni Soviet: Sebuah \\r\\nPerbandingan 333\\r\\nl The Brave New World 360\\r\\nl Merosotnya Third-worldism 365\\r\\nl Apa yang Harus Kita Lakukan Bagi Dunia Ketiga? 377\\r\\nl Kapitalisme, Sosialisme, dan Dunia Ketiga 384\\r\\nBAB IV Hentikan Kebiadaban: Tentang Integrasi Nasional, \\r\\nSeparatisme, Konflik Etnik dan Daerah 401\\r\\nl Akankah Sejarah Berulang? 402\\r\\nl Pemberontakan Daerah dan Demokrasi 410\\r\\nl Teori dan Kerusuhan di Dua Kota 418\\r\\nl Jalan Skotlandia Buat Aceh 422\\r\\nl Jalan California Buat Papua 426\\r\\nl Aceh, Ujian Pertama dan Terakhir 431\\r\\nl Konflik Maluku dan Reorientasi Ilmu Sosial 436\\r\\nl Hentikan Kebiadaban 445\\r\\nl Dialog Frans Seda dan Amien Rais 449\\r\\nl Lincoln 454\\r\\nBAB V Hukum Liddle: Tentang Pemilu dan Partai Politik 459\\r\\nl Hukum Liddle 460\\r\\nl Nasib Partai Golkar 466\\r\\nl Konvensi Partai Golkar Akal-akalan? 470 xi\\r\\nl Konvensi Partai Golkar Tidak Demokratis? 475\\r\\nl 200 Partai, Siapa Takut? 480\\r\\nl Banteng dan Beringin: Berseteru atau Bersekutu? 484\\r\\nl PRD dan Megawati 490\\r\\nBAB VI Dekrit Gus Dur: Tentang Kepemimpinan 495\\r\\nl Tipe Kepemimpinan Baru 496\\r\\nl Gus Dur di Titik Nadir 499\\r\\nl Dari Langit 503\\r\\nl Dekrit Gus Dur 507\\r\\nl Megawati dan Soal Persiapan Jadi Presiden 510\\r\\nl Megawati ke Amerika 515\\r\\nl Bush Goyah, Pelajaran Buat Mega 518\\r\\nl Perlukah Setneg dan Setkab Dipisah? 523\\r\\nl Despot Paling Keji 527\\r\\nBAB VII Menuju Pelembagaan Reformasi:\\r\\n Tentang Isu-isu Seputar Reformasi 531\\r\\nl Kaum Aktivis Kebablasan 532\\r\\nl Konstitusi 2002 dan Dua Perkara 536\\r\\nl Tunda Dulu Sistem Distrik 543\\r\\nl Menuju Pelembagaan Reformasi 547\\r\\nl Tiga Faktor Penyebab SI MPR 552\\r\\nl Konsensus Elite dan Politik Kekuatan 558\\r\\nl Kegagalan SI MPR: Rahmat Terselubung 563\\r\\nl Indonesia: Persoalan Demokratisasi 567\\r\\nBAB VIII Setelah Perang: Tentang Amerika dan Isu-isu\\r\\nInternasional 577\\r\\nl Gore, Bush, dan Kita 578\\r\\nl Pemilu AS, Drama Politik, dan Tuntutan Akal Sehat 583\\r\\nl Darurat Sipil di Cincinnati 587\\r\\nl Presiden Bush dan Pertaruhan Amerika 591\\r\\nl Setelah Perang 596\\r\\nl Sirkus Amerika? 600\\r\\nl Demokrasi Amerika 604\\r\\nl Demokrasi, Alan Greenspan, dan Sembilan Sulaiman 608\\r\\nl Barack Obama: Superstar Politik Jalan Tengah 613\\r\\nl Masalah Kerjasama 619\\r\\nBAB IX Catatan Pribadi 625\\r\\nl Pak Bill dalam Hidup Saya 626\\r\\nl Surat Buat Semua 644\\r\\nl Sumber Tulisan 650\\r\\nTentang Penulis 656
Tidak tersedia versi lain